Desain Game Edukasi Pengenalan Sistem Imun pada Pembelajaran Biologi di Tingkat SMA

  • Kresna Septyana Ekaputra Universitas Jendral Achmad Yani
  • Rezki Yuniarti Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Agus Komarudin Universitas Jenderal Achmad Yani

Abstract

Pendidikan merupakan faktor yang penting bagi siswa. Berdasarkan rekapitulasi Ujian Nasional tingkat SMA oleh KEMENDIKBUD pada tahun 2017 untuk pelajaran biologi di bawah kelulusan dengan nilai 45,01. Hal ini dikarenakan jam pelajaran yang terbatas. Untuk itu diperlukan media baru sebagai alat bantu siswa memperdalam materi yang disampaikan, medianya ialah game. Game edukasi adalah media yang dapat digunakan untuk memberikan edukasi kepada pemainnya. Tujuan penelitian adalah membuat game edukasi yang dapat menyampaikan materi mengenai sistem imun. Dalam pembuatannya, game ini menggunakan framework MDA, yaitu pendekatan untuk menganalisis desain game dengan memecahnya menjadi tiga komponen, yaitu mekanik, dinamik dan juga estetik. Penelitian ini membuat desain game edukasi sistem imun dengan hasil yaitu MDA dapat diterapkan ke dalam game edukasi sistem imun yang diukur berdasarkan post-test yang dilakukan terhadap 30 responden dengan hasil yaitu setiap komponen MDA dapat diterapkan ke dalam game Sel Imun yang didapat dari pengujian kesesuaian hasil akhir game dengan rancangan pre-desain dengan hasil 82,69% atau masuk kategori sesuai.


 Kata Kunci–– Game Edukasi, Pembelajaran, UN, Sistem Imun, MDA.

References

[1] KEMENDIKBUD, “Rekap Hasil Ujian Nasional (UN) Tingkat Sekolah,” Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan, 2017. [Online]. Available:
https://puspendik.kemdikbud.go.id/hasil-un/. [Diakses 22 Januari 2019].
[2] R. Wulandari, H. Susilo dan D. Kuswandi, “Penggunaan Multimedia Interaktif Bermuatan
Game Edukasi Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar,”
Jurnal Pendidikan, vol. 2, no. 8, pp. 1024-1029, 2017.
[3] D. A. P. Dewi dan S. C. Wibawa, “Pengembangan Game Edukasi "KRISHNA ADVENTURE"
Dengan Metode Pembelajaran Menyenangkan (Joyful Learning),” Jurnal IT-EDU, vol. 1,
no. 2, pp. 155-161, 2017.
[4] M. Rinaldi dan R. D. Sianturi, “Perancangan Aplikasi Game Edukasi Reaksi Unsur Kimia
Menggunakan Metode Linear Congruent Method (MLC),” Jurnal Riset Komputer, vol. 5,
no. 2, pp. 247-253, 2018.
[5] D. W. Putra, A. P. Nugroho dan E. W. Puspitarini, “Game Edukasi Berbasis Android
Sebagai Media Pembelajaran Untuk Anak Usia Dini,” Jurnal Informatika Merdeka
Pasuruan, vol. 1, no. 1, pp. 46-58, 2016.
[6] C. Tresnadi dan A. Sachari, “Estetika Interaksi: Pendekatan MDA pada Game Nikiti,”
Jurnal Seni Budaya, vol. 30, no. 2, pp. 238 - 246, 2015.
[7] M. G. Nugraha, R. Yuniarti dan A. Komarudin, “Desain Game Edukasi Gerakan
Semaphore Berteknologi Kinect Menggunakan Framework Mechanics Dynamics
Aesthetics,” IKRA-ITH Informatika, vol. 4, no. 1, pp. 1-11, 2020.
[8] L. Adyani, R. Agustini dan Raharjo, “Pengembangan Perangkat Pelajaran Berbantuan
Media Animasi Interaktif Berbasis Game Edukasi Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil
Belajar Siswa,” Pendidikan Sains Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya, vol. 4, no.
2, pp. 648-657, 2015.
[9] D. Nurdiana, D. Rahadian dan A. Suryadi, “Game Edukasi Pengenalan Nama Buah Dan
Sayuran Dalam Bahasa Inggris Untuk Sekolah Dasar,” Jurnal Teknologi Pendidikan dan
Pembelajaran , vol. 2, no. 1, pp. 198-204, 2017.
[10] F. Setiawan dan R. Permana, “Pembuatan Game platformer 2D Puzzle Logika Berbasis
Android Menggunakan Metode Assets Workflow,” Media Jurnal Informatika, vol. 10, no.
2, pp. 17-20, 2018.
[11] D. A. Haris , B. Fernando dan V. Christanti, “Pembuatan Game puzzle Platformer "Legato
Lets Go To Music" Pada Platform PC,” Jurnal Ilmu Komputer Dan Sistem Informasi, pp.
14-21.
[12] F. R. DEWI, “Pengembangan Media Pembelajaran berbasis Game Edukasi Bergenre SideScroliing Platformer,” It-Edu, vol. 2, no. 1, pp. 92-96, 2017.
[13] R. J. A. Pratama, J. Pragantha dan R. Kristyadi, “Pembuatan Game 3D Platformer
Sidescrolling "Legend",” Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi, vol. 6, no. 2, pp.
188-193, 2018.
[14] A. Z. Rahman, T. N. Hidayat dan I. Yanuttama, “Media Pembelajaran IPA Kelas 3 Sekolah
Dasar Menggunakan Teknologi Augmented Reality Berbasis Android,” Seminar Nasional
Teknologi Informasi dan Multimedia, vol. 4, no. 6, pp. 43-48, 2017.
[15] D. P. A. Sanjaya, I. K. A. Purnawan dan N. K. D. Rusjayanthi, “Pengenalan Tradisi Budaya
Bali Melalui Aplikasi Game Explore Bali Berbasis Android,” Lontar Komputer, vol. 7, no.
3, pp. 162-173, 2016.
[16] I. D. P. A. Sudiatmika, A. A. K. A. Cahyawan dan P. W. Buana, “Aplikasi Game Edukasi
Trash Grabber Untuk Mengenal Jenis-Jenis Sampah Pada Smartphone berbasis Android,”
Merpati, vol. 2, no. 2, pp. 215-225, 2014.
[17] A. K. Wahyudi, “Analisis Penerapan Antarmuka Alamiah Pada Buku Interaktif Augmented
Reality ARca Menggunakan MDA Framework,” Paper Antarmuka Alamiah, pp. 1-4, 18
Desember 2013.
[18] G. P. Kusuma, E. K. Wigati, Y. Utomo dan L. K. P. Suryapranata, “Analysis of Gamification
Models in Education Using MDA Framework,” Procedia Computer Science, pp. 1-8, 2018.
[19] R. Hunicke, M. LeBlanc dan R. Zubek, “MDA: A Formal Approach to Game Design and
Game Research,” Proc. AAAI Work Challenges Game AI, vol. 4, no. 1, pp. 1-4, 2004.
Published
2022-05-31
How to Cite
EKAPUTRA, Kresna Septyana; YUNIARTI, Rezki; KOMARUDIN, Agus. Desain Game Edukasi Pengenalan Sistem Imun pada Pembelajaran Biologi di Tingkat SMA. JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani), [S.l.], v. 6, n. 1, p. 11-22, may 2022. ISSN 2598-8069. Available at: <http://jumanji.unjani.ac.id/index.php/jumanji/article/view/102>. Date accessed: 06 dec. 2022. doi: https://doi.org/10.26874/jumanji.v6i1.102.